Namanya sederhana, namun teknologi konstruksi dan kandungan teknisnya cukup tinggi. Ini adalah “jalur kehidupan” dari sistem produksi minyak dan gas lepas pantai – “pipa minyak dan gas bawah laut”. Tidak peduli bagaimana ladang lepas pantai dikembangkan, minyak dan gas harus diangkut dari dalam formasi ke platform, FPSO atau terminal darat, dan memasang pipa bawah laut adalah cara yang paling langsung dan efisien untuk mengangkutnya.
Seperti Apa Bentuk Pipa Bawah Laut?
Pipa bawah laut diletakkan di dasar laut, pengangkutan minyak, gas, dan pipa air secara terus menerus. Sebagai analogi: fasilitas minyak dan gas lepas pantai adalah “titik” yang berharga, hanya melalui “jalur” seperti pipa minyak dan gas untuk menghubungkan “titik”, untuk membentuk suatu sistem yang lengkap, memainkan nilai keseluruhan dari sistem produksi.

△Pipa datar bawah laut: diletakkan di dasar laut, merupakan kekuatan utama transportasi minyak dan gas bawah laut.

△Pipa tikungan ekspansi: Digunakan untuk menyambung pipa datar bawah laut dan riser. Dipengaruhi oleh perbedaan suhu air laut, pipa baja mengalami fenomena muai panas dan kontraksi dingin, dan pipa lengkung muai dapat mengimbangi perubahan panjang pipa laut.

△Pipa riser: Pipa vertikal di dasar laut yang menghubungkan pipa datar di dasar laut ke fasilitas produksi lepas pantai.

△Pipa riser di perairan dangkal adalah tabung baja yang dipasang pada kaki platform.

△Pipa vertikal perairan dalam biasanya berdiri di dalam air dalam keadaan bebas, seperti top pre-tension riser (TTR), steel catenary riser (SCR), riser fleksibel, tower riser, dll.

△Koneksi silang: Menghubungkan pohon ke manifold produksi.

Menurut keluaran ladang minyak (minyak, gas, air) dan produksi, pilih diameter pipa dan struktur pipa lepas pantai yang sesuai.
